===


Taiwan, 
Biro kereta api Taiwan (TRA) mengumumkan mulai hari ini (23/3) mesin pembelian tiket kereta api elektrik versi terbaru mulai dioperasikan.

Selama tujuh hari terhitung mulai hari ini hingga 29 Maret masyarakat bisa membeli tiket menggunakan mesin tiket atau Ticket Vending Machine di empat stasiun kereta api seperti stasiun Taipei City, Taichung, Kaohsiung dan Hualien.
[ads-post]
Untuk memudahkan turis asing, maupun warga asing serta pekerja migran di Taiwan, mesin pembelian tiket KA versi terbaru ini menunya juga dilengkapi dengan beberapa bahasa termasuk bahasa Indonesia.

Jadi setiap calon penumpang tidak akan mengalami kesulitan dalam mengoperasikan mesin pembelian tiket seperti sebelumnya yang hanya dilengkapi bahasa mandarin.

Adapun sistem pembayarannya selain menggunakan uang cash dan kartu kredit, bisa juga menggunakan aplikasi pembayaran online seperti Apple pay, Google pay serta Samsung pay.

hanitw/mbokcikrak.com


SuaraBMI - 
Ibunya dulu berstatus kaburan dan menjalin hubungan dengan pria asal Banglades, hingga akhirnya lahirlah anak yang ganteng nan rupawan ini. Namun karena status ibunya kaburan, hingga kini anak ini tak memiliki identitas resmi dari negara.

Wajahnya ganteng, berhidung mancung dan kini dirawat oleh TKI asal Madura bernama Acong yang saat ini masih bekerja di Arab Saudi, sudah 1 tahun anak ini dirawat karena ayahnya pulang ke Banglades dan tak bisa lagi dihubungi.

"Ibunya meninggal disini orang Indonesia dan bapaknya pulang ke Banglades" Kata Alman Mulyana dalam video di akun youtubenya.
[post_ads]
"Ini namanya Hisyam, jadi ini blasteran Indonesia dan Banglades" Lanjutnya.

Acong yang saat merawatnya menceritakan awal mula pertemuannya dengan Hisyam ini. "Awalmulanya itu ketika mamanya meninggal, malam itu juga bapaknya Hisyam nelpon ke orang yang deket sama ibunya Hisyam, kemudian temennya ibunya ini nelpon ke istri saya. Jadi suruh bawa kerumah saya." Kata Acong saat ditanya Alman.

Menurut Acong, sudah satu tahun Hisyam di rumah. Alman juga bertanya terkait bapaknya yang kini sudah ada dinegaranya sendiri, "Bapaknya itu udah pulang dan ditinggalin begitu saja?" Tanya Alman. "Iya" Jawab Acong.

"Bapaknya hanya berpesan, kalau pulang untuk membawa Hisyam sampai ke Indonesia", kata Acong

Acong juga bercerita, awal pertama bertemu dengan Hisyam, ia tidak bisa membaca sama sekali lalu ia ajari hingga bisa membaca huruf alpabet dan juga membaca alfatihah, dan sedikit bahasa Indonesia.

"Awalnya bertemu itu ia tidak bisa membaca sama sekali, ABC ndak bisa, baca alfatihah juga masih belum bisa" Ujarnya

Alman Mulyana juga mendoakan Acong yang mau mengadopsi anak persilangan Indonesia dan Bangladesh itu, "Semoga dilancarkan rejekinya mau mengadopsi anak persilangan Indonesia dan Banglades" Ujarnya.

Menurut Acong, bapak si anak ini tidak bisa dikontak sama sekali saat setelah pulang ke negaranya. "Ditelpon gak diangkat, sudah ndak aktif lagi" Kata Acong

"Ini anaknya ganteng ya, hidungnya mancung." Kata Alman. "Ini rencananya mau dibawa pulang sama kamu apa dipulangin ke keluarga ibunya" Tanya Alman.
[post_ads_2]
Menurut Acong, saat nanti Hisyam pulang ke Indonesia akan diantarkan ke rumah keluarga ibunya yang saat ini ada di Pontianak. "Mau dipulangi ke keluarga ibunya karena ia punya saudara" Jawab Acong.

Saat ditanya siapa nama ayahnya, ia tidak bisa menjawabnya. "Kamu tahu nama ayahmu?" Tanya Alman. Ia berbisik malu dan dan menjawab "tahu" tapi ternyata tidak tahu namanya. Acong sendiri juga tidak tahu siapa nama ayahnya Hisyam.

Alman juga berpesan kepada para TKW untuk tidak melakukan hal seperti ini dan berpikir banyak ketika menjalin hubungan dengan orang luar.

"Sekali lagi ini himbauan untuk para TKW dimanapun berada, di Saudi, Qatar, Quwait, Dubai, Hongkogn, Taiwan, Korea dan lain sebagainya, kalau mau nikah sama orang luar itu dipikir dibolak balik, jangan sampai punya keturunan, dan dia tidak tahu mau ikut siapa, kasihan ya, bukan berarti nggak boleh tapi harus mikir, jangan sampai menyengsarakan anak. Untungnya ini (Hisyam) ketemu sama orang baik, coba kalau ketemu sama orang nggak baik, dan disuruh minta minta" Ujarnya Alman.

Menurut Alman, Hisyam sangat terawat di pelihara oleh Acong dan istrinya. Kini usianya sudah 11 tahun, namun ia tak bisa sekolah di Saudi lantaran tidak punya identitas.


Taiwan, 
Departemen Imigrasi Taiwan (NIA) mengatakan, barang siapa yang membuat iklan perjodohan antar negara secara ilegal di facebook atau media lainnya akan terancam denda hingga NTD 500.000.

Menurut data NIA, sepanjang tahun 2020 ada sekitar 80% kasus pelanggaran yaitu memasang iklan perjodohan atau biro jodoh antar negara melalui medsos.

NIA menegaskan, baik itu hanya berupa candaan atau membantu teman untuk mencari jodoh, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum di Taiwan.
[post_ads]
Bagi siapapun yang melanggar, setiap kasusnya bisa dikenakan denda mulai NTD 100.000 hingga NTD 500.000, dan denda tersebut bisa berkelanjutan.

Selain itu, karena maraknya penggunaan peluang media sosial dalam berinteraksi sehari-hari, apabila ada orang yang berniat mencari pasangan asing, mereka dapat berkonsultasi dengan organisasi perjodohan pernikahan antar negara resmi yang disetujui oleh Departemen Imigrasi.

NIA mengingatkan, jangan mencari jodoh antar negara atau calon pasangan melalui medsos, dan jangan mudah percaya pada perkenalan pribadi secara online.
[post_ads_2]
Untuk menghindari pelanggaran hukum di Taiwan jangan mempublikasikan iklan perjodohan atau pernikahan di medsos.

Sebagaimana kasus pekerja migran asal Vietnam, ia memposting foto calon pasangan (orang Vietnam red.,) di akun Facebooknya untuk ditawarkan ke pencari jodoh penduduk Taiwan.

Meskipun ditulis dengan tulisan dan bahasa Vietnam, akan tetapi apa yang dilakukannya termasuk pelanggaran hukum di Taiwan dan dikenakan denda.

NIA juga menyarankan kepada masyarakat, jika ingin membantu kerabat dan teman untuk memperkenalkan pasangan nikahnya, jangan memposting informasi atau data orang yang ingin mereka perkenalkan di medsos, ibaratnya seperti produk supaya orang-orang memilihnys, akan tetapi harus mempertemukan kedua pihak dan berkomunikasi secara individu untuk menumbuhkan perasaan. [hanitw]


SUARABMI - 
Temuan dua kasus Covid-19 dengan virus varian baru B117 UK di Indonesia terdeteksi berasal dari tenaga kerja atau buruh migran Indonesia yang datang dari Arab Saudi. Hal itu diungkakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Selasa (2/3/2021) malam.

“Semalam terkonfirmasi oleh Balitbangkes ada dua BMI (buruh migran Indonesia) dari Arab Saudi yang positif virus Covid-19 dengan strain B117/N501Y (strain UK),” ujar Budi Sadikin.

Tak semua pekerja migran dikarantina dan dites PCR, pengamat khawatir penyebaran virus ke kampung halaman

Pengumuman temuan varian baru virus Covid-19 pertama kali disampaikan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono dalam acara refleksi satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia yang digelar oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional, Selasa (2/3/2021).

“Kalau satu tahun lalu kita menemukan kasus 01 dan 02 Covid-19, tadi malam saya mendapatkan informasi tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi, B117 UK mutation di Indonesia. Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan dua kasus,” kata Dante.
[ads-post]
Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel dengan metode whole genome sequence (WGS).

Menkes Budi Gunadi juga menuturkan bahwa surveilans untuk strain baru atau mutasi virus, di Indonesia, masih sangat lemah. Hal itu sudah diketahui Budi sehari setelah pelantikannya sebagai menteri kesehatan Desember 2020 lalu. “Saya di-warning oleh beberapa ahli,” katanya.

Kala itu, dalam pengecekan Budi, Indonesia hanya mampu menguji 172 sample strain virus atau mutasinya dengan metoda WGS. Jumlah ini sangat kecil dibanding negara-negara maju yang bisa 5.000 hingga 20.000 setahun.

Karena itu pada 8 Januari 2021 kementerian yang dipimpinnya bersama Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) menandatangani nota kesepahaman yang menjadi acuan dan landasan dalam menyelenggarakan surveilans genom virus Covid-19.

“Sampai saat ini sudah 469 tes yang dilakukan atas sample swab positif dari tempat-tempat yang international traffic-nya tinggi,” ujar Budi.

Sementara itu menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Soebandrio, kendala melakukan lebih banyak WGS test antara lain belum semua laboratorium memiliki alat untuk melakukan WGS, terbatasnya sumber daya manusia (SDM), dan masalah pembiayaan.

kompas, beritasatu


Taiwan, 
Seorang tenaga kerja wanita (TKW) di Taiwan, Nur Yuliati (31), melaporkan kasus penipuan ke Polres Brebes, Jawa Tengah (Jateng). Dia mengaku tertipu miliaran rupiah oleh suami siri yang dikenalnya di media sosial Facebook.

Yuli yang berdomisili di Gebang Cirebon, Jawa Barat, ini merantau ke Taiwan sejak 2016 silam. Dia bekerja sebagai perawat orang tua di keluarga di sana. Dia mengaku ditipu seorang pria bernama M Yusuf Sudarsono yang dikenalnya dari Facebook.

"Awal kenal dengan Yusuf sejak 2017. Kemudian kami sering komunikasi melalui chattingan di FB," ujar Nur Yuliati membuka percakapan, saat ditemui di Desa Pesantunan Wanasari, Brebes, Senin (22/2/2021).

Yuli mengaku semakin dekat dengan Yusuf pada 2018. Kepada Yuli, Yusuf mengaku sebagai manajer di perusahaan dan berniat meminangnya ke pelaminan.

"Yusuf itu merayu mengajak menikah. Dia mengaku manager PT Unilever dan sudah punya istri, tapi sudah mendapat restu dari istri pertamanya. Saya tertarik karena sering melakukan kegiatan sosial dan keagamaan," kata Yuli.

Dari kedekatan itu, Yuli akhirnya menuruti keinginan Yusuf ketika ditawari investasi bisnis kantin di Cikarang. Yuli mengaku pertama kali mengirimkan uang sebesar Rp 8 juta pada Juni 2018. Kemudian berturut-turut hingga totalnya mencapai Rp 60 juta.

"Awalnya minta Rp 8 juta pada Juni 2018, dan dua bulan berikutnya kirim lagi dan terus-menerus hingga jumlah totalnya Rp 60 juta. Semua bukti pengiriman saya punya. Namun aneh, saat ditanya soal hasilnya, dia bilang jangan tanya hasil dulu karena pembukuannya amburadul," ungkapnya sambil menunjukkan bukti transferan.

Yuli pun mengaku merasa janggal dengan alasan tersebut, namun tetap mengirimkan sejumlah uang. Setelah investasi, Yusuf juga pernah memintanya mengirimkan uang untuk keperluan berobat akibat kecelakaan.

Tak berhenti di situ, Yuli menyebut sejak pertengahan 2018 hingga akhir Desember 2019 dia selalu mengirimkan uang ke Yusuf sekitar Rp 7-8 juta per bulan. Yusuf juga masih menawarkan proyek investasi untuk membangun perusahaan baru pada 2019 lalu.
[ads-post]
"Total untuk urusan usaha kantin dan membuat perusahaan waktu itu dari mengurus amdal sampai berdiri perusahaan uang yang dikirim mencapai Rp 600 juta," terangnya.

Yusuf juga mengetahui hubungan Yuli dengan majikannya cukup baik dan meminta kekasihnya itu untuk mengajak sang majikan berinvestasi pengolahan limbah. Yusuf, kata Yuli, bahkan mencatut nama Presiden Jokowi dan mengklaim sebagai pihak yang ditunjuk untuk mengelola proyek nasional tersebut.

"Ada kopian chattinganya kalau dia nyatut nama presiden. Katanya dia ditunjuk sebagai pihak yang akan mengelola pabrik pengolahan limbah. Sebanyak 50 ribu USD dikirim pada 1 Juni 2020. Kedua, 35 USD pada 2 Juli 2020. Total investasi yang dibutuhkan menurut dia itu cukup besar semua mencapai Rp 30 miliar," ungkap Yuli sambil memperlihatkan kopian chattingan Yusuf.

Kemudian Yuli pulang ke tanah air dan menjalani karantina di Wisma Atlet pada 12 Juli 2020. Dari Jakarta Yuli dijemput Yusuf untuk diajak ke Brebes.

Kala itu Yuli mengaku membawa uang Rp 3,1 miliar dari pinjaman majikannya di Taiwan. Yuli mengatakan uang itu lalu diminta oleh Yusuf untuk alasan investasi perusahaan. Yuli lalu mentransfer uang senilai Rp 2 miliar pada 16 Juli 2020.

Keesokan harinya Yuli diajak menikah siri dengan Yusuf di Jatibarang dengan surat nikah keluaran Subang, Jawa Barat. Pasangan pengantin baru ini lalu tinggal di Kompleks Desa Pulosari, Brebes. Usai menikah, Yuli juga sempat diminta mentransfer uang Rp 1 miliar pada 21 Juli 2020.

"Percaya saja waktu itu, apalagi dia sudah menikahi saya. Terakhir pada 21 Juli saya transfer Rp 1 miliar," sesal Yuli.

Pernikahan keduanya tak berlangsung lama, Yuli dan Yusuf akhirnya cerai karena diduga adanya orang ketiga. Yuli pun kembali ke Cirebon.

"Ternyata ajakan menikah hanya untuk mengambil uang yang saya bawa. Saya mau uang itu kembali semua. Investasi yang ditawarkan bodong. Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polres Brebes," ucapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Yusuf, Joko Prasetyo, menampik semua tudingan penipuan yang dilontarkan Yuli. Dia menyebut kasus ini murni perdata bukan pidana karena semua transaksi dilengkapi berita acara utang.

"Atas laporan Yuli, saya lihat dari bukti bukti itu masuk ranah perdata, karena ada acara pinjam uang. Penggunaan uang itu juga atas pengetahuan Yuli," kata Joko saat ditemui di Jalan Yos Sudarso, Brebes.

Di lokasi yang sama, Yusuf mengaku siap mengembalikan duit yang dipinjam dari Yuli maupun majikannya. Namun, dia mengaku masih butuh waktu untuk mengembalikan duit tersebut.

"Memang harus dikembalikan. Karena memang akadnya pinjam uang. Saya siap kembalikan Rp 1 miliar dulu tapi Yuli menolak dan meminta untuk dikembalikan secara utuh," ucap Yusuf.

Yusuf menerangkan duit senilai 85 ribu USD dari majikan Yuli dalam bentuk utang untuk membeli saham perusahaan. Sementara uang senilai Rp 3 miliar disebutnya bukan penipuan karena penggunaannya sepengetahuan Yuli.

"Total yang 85 ribu USD itu pinjaman untuk beli saham. Kemudian yang Rp 3 miliar itu juga bukan penipuan, karena penggunaannya atas sepengetahuan Yuli," tegas Yusuf.

Dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Agus Supriyadi, mengatakan masih menyelidiki kasus ini. Pihaknya masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi saksi.

"Kasus ini masih dalam proses hukum. Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi saksi," jelas Agus. [detiknews]


Taiwan 22 Februari 2021, 
Baru - baru ini pemerintah Taiwan melalui kementerian kesehatan mengungkapkan akan membuka pintu atau mencabut larangan pengunjung asing ke Taiwan. Sebagaimana diketahui sebelumnya Taiwan menetapkan larangan masuk untuk warga asing hampir selama 2 bulan ini untuk mencegah menyebarkan varian baru dari covid19.

Sejak 1 Januari, hanya warga negara Taiwan, penduduk, dan orang-orang dalam beberapa kategori saja yang diizinkan memasuki Taiwan dengan syarat menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif. Semua penerbangan transit melalui Taiwan juga telah dihentikan sejak saat itu.

Varian baru virus pertama kali terdeteksi di Inggris tetapi sekarang telah ditemukan di Eropa, Asia dan Afrika, menurut Pusat Komando Epidemi Pusat (CECC).
[ads-post]
Saat ditanya tentang rencana ini, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung (陳 時 中) mengatakan berencana akan melonggarkan aturan ini mulai 1 Maret 2021 nanti, namun keputusan final atau resminya masih belum dikeluarkan atau dibuat.

Namun ia juga mengatakan, kalau aturan ini benar benar diberlakukan nanti, ia tetap mewajibkan penngunjung menjalani karantina wajib 14 hari baik di kamar hotel karantina, pusat karantina yang ditunjuk pemerintah atau di rumah pribadi jika hanya orang di karantina yang tinggal di kediaman.

Apakah aturan ini juga akan berlaku untuk para TKI yang hingga saat ini belum diperbolehkan memasuki Taiwan?

Menurut informasi, aturan ini hanya berlaku untuk orang asing saja dan belum ada ketentuan untuk TKI. Hingga saat ini, Taiwan belum memberikan sinyal akan membuka kran penerimaan TKI lagi.

Sementara pihak Indonesia juga belum membuka pengiriman TKI ke Taiwan, sejak ditutup beberapa waktu lalu hingga saat ini belum ada keputusan resmi dibuka.
Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini