Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==
===

Taiwan, 
Kabar duka kembali datang dari negeri Formosa dimana salah seorang sahabat devisa dikabarkan meninggal dunia hari ini (10 juni 2020) setelah lama bertahan dengan penyakitnya.

Dwi Susanti, PMI Taiwan asal Ngrayun Ponorogo Jawa Timur ini menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit setelah sekian lama alami gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah secara rutin.

Setahun lalu, suaminya juga meninggal dunia sehingga ia harus menjadi tulang punggung membiayai ke-empat anaknya dan kini ia telah tiada.

Ia sebelumnya dirawat dirumah sakit Paochien Hospital, daerah Pintung Taiwan untuk terus bertahan dari gagal ginjal yang ia derita.
[post_ads]
Wanita yang sudah lima tahun bekerja di Taiwan ini harus menafkahi empat orang anak-anaknya sendiri, pasca setahun lalu suaminya meninggal dunia sewaktu ia masih di Taiwan. 

Susanti harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, dalam tugas kesehariannya, wanita tersebut menjaga akong dan ama.

Kini ia telah tiada, berpulang kerahmatullah dengan meninggalkan ke-empat anaknya. Semoga keluarga yang ditinggalkannya mendapat keikhlasan dan diberi ketabahan.
[post_ads_2]
Selain Dwi Susanti, juga ada kabar duka lainnya dimana PMI Taiwan asal Blitar meninggal dunia kemarin (9 Juni 2020).

Mas Didin yang bekerja di di hanbau lukang Changhua dikabarkan meninggal dunia karena serangan jantung, sempat dibawa kerumah sakit namun nyawanya tak tertolong lagi.

Selamat jalan mbak Dwi Susanti dan Mas Didin, kami keluarga pekerja migran Indonesia mengucapkan turut berbela sungkawa dan semoga engkau disisiNya mendapat tempat terbaik.

Alami Gagal Ginjal, PMI Asal Nrayun Ponorogo Meninggal Dunia, Kini 4 Anaknya Yatim Piatu dan PMI Asal Blitar Meninggal Karena Serangan Jantung

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini