Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

Taiwan, Kabar duka kembali datang dari Taiwan dimana salah seorang TKI yang dulunya adalah seorang ABK dikabarkan mengalami kecelakaan bersama sopirnya hingga sopir dan ia meninggal dunia.

M, TKI yang berusia 32 tahun ini tak tertolong lagi setelah dilarikan kerumah sakit sedangkan sopir dikatakan meninggal ditempat.

Menurut rekaman CCTV, penyebab kecelakaan tersebut adalah kelalaian sopir dimana sopir berusaha mengambil barang dikaki lalu mobil tidak lagi terkendali.
[post_ads]
"Sopirnya ngambil sesuatu dibawah saat mengendarai dalam kecepatan tinggi, lalu kecelakaan menabrak pembatas jalan" Ujar Sepupunya yang juga bekerja di Taiwan.

Namun kasus ini sudah diketahui dan ditangani oleh KDEI untuk pemulangan jenazah karena biaya pemulangan jenazah pekerja ilegal sangat tinggi.

"Kalau resmi meninggal biaya akan ditanggung PJTKI dan Agensi dan akan mendapat santunan dan biaya pemakaman, kalau kaburan tidak akan mendapatkan apa - apa bahkan biaya pemulangan yang hampir 100 juta rupiah siapa yang nanggung?, ini bukan tanggungan pemerintah, agensi juga bukan" ujar Faisal

Faisal juga meminta kepada majikannya agar jenazahnya bisa dipulangkan bagaimanapun caranya, jangan sampai di kremasi di Taiwan.

"Tapi kebanyakan hal seperti ini dibantu oleh pemerintah Indonesia, so bersyukurlah menjadi warga negara Indonesia tapi tidak semua ditanggung"  Ujar Faisal
[post_ads_2]
M sendiri meninggalkan seorang ibu (45) di Indonesia sedangkan bapaknya juga sudah meninggal dunia. Ibunya mendengar hal ini langsung pingsan tak sadarkan diri.

Menurut Faisal, majikan M juga menangis dengan peristiwa ini dan meminta maaf atas kejadian ini dan berusaha akan membantunya.

Faisal juga berpesan agar siapapun dengan masalah apapun jangan sampai kabur, karena resikonya sangat besar sekali.

"Saya minta yang belum kabur tolong jangan kabur, resiko kaburan itu tinggi dan tidak dilindungi oleh apapun" ujar Faisal

Alami Kecelakaan Bersama Sopirnya, TKI Taiwan Asal Pati Meninggal Dunia, Majikannya Minta Maaf

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini