Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

Taiwan, Biro Kesehatan Kota Kaohsiung hari ini (12/6/2020) mengumumkan bahwa mereka menerima kasus pekerja migran asal Indonesia (PMI) yang baru beberapa hari masuk Taiwan dan didiagnosis demam berdarah (DBD) serta penyakit Chigong atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit Chikungunya.

PMI tersebut berusia 20 tahun, ia datang ke Taiwan pada tanggal 7 Juni lalu, baru beberapa hari tinggal di pusat karantina, tepatnya tanggal 10 Juni ia mengalami gejala-gejala seperti demam dan sakit kepala. 
[post_ads]
Kemudian ia dibawa ke RS untuk melakukan pemeriksaan, setelah dilakukan tes darah ternyata hasilnya ia diagnosis dua jenis penyakit sekaligus yaitu demam berdarah dan penyakit Chikungunya. 

Dilansir FTV News (12/6), ini merupakan kasus pertama penyakit Chikungunya di Kaohsiung yang berasal dari orang luar negeri yang masuk ke Taiwan dalam tahun ini.

Penyakit demam berdarah dan penyakit demam Chikungunya merupakan dua penyakit yang dapat disebabkan oleh gigitan dari  nyamuk  Aedes Aegypti. Walau begitu, banyak orang yang lebih familiar dengan DBD. Sumber infeksi utama untuk keduanya adalah nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. 
[post_ads_2]
Sementara gejala awal penyakit Chikungunya, dengan demam berdarah serta infeksi virus Zika sangat mirip. Akan tetapi pada penyakit Chikungunya ada gejala nyeri sendi, dan tidak separah demam berdarah, serta resiko kematian lebih kecil.

hanitw

Hati-hati, Seorang PMI Baru Saja Masuk Taiwan Didiagnosa DBD dan Chikungunya, Berikut Gejalanya

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini