Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

Singapura, Seorang tenaga kerja wanita asal Indonesia di Singapura didakwa telah menyebabkan anjing milik majikannya mengalami cidera serius hingga harus disuntik mati karena tak mungkin di sembuhkan.

Anjing tersebut diduga sengaja dijatuhkan dari lantai 3 apartemen majikannya bulan Mei kemarin dan ia didakwa bersalah di pengadilan pada Rabu 10 Juni 2020.

Sebagaimana dilansir asiaone, PMI yang berusia 28 tahun ini mulai bekerja pada majikan tersebut pada bulan Desember 2019 lalu.

Ia bekerja pada seorang majikan yang berasal dari Hongkong dan kejadian pelemparan anjing itu pada 13 Mei lalu di Yio Chu Kang, Singapura.
[post_ads]
"Saya sedang berada di ruang kerja dan istri saya sedang beristirahat di kamar. Tiba-tiba, TKW tersebut berlari masuk, mengatakan bahwa anjingnya terbaring di teras depan tanpa bergerak. Kami langsusng memeriksa dan kondisinya mengeluarkan darah dari mulutnya" Tutur Majikan laki - laki menggunakan bahasa inggris.

Majikan langsung membawa anjing tersebut ke dokter hewan dan ditemukan banyak luka patah tulang dan cidera dalam yang serius.

Menurut analisi dokter, luka yang diderita anjing itu bisa karena tertabrak, terjatuh dari ketinggian atau dipukul dengan sengaja oleh orang.

Majikan yang telah memelihara anjing itu selama 11 tahun akhirnya merelakan anjingnya disuntik mati karena kasihan dengan kondisinya jika dipaksa hidup.

"Kami tidak mau menyerah. Kami terus memohon dokter hewan untuk menyelamatkan anjing itu. Namun, dokter hewan mengatakan bahwa bahkan jika hewan itu selamat, kemungkinan akan lumpuh selama sisa hidupnya" Ujar majikan perempuan.

Peristiwa itu membuat pasangan itu resah dan khawatir akan keselamatan kedua putra mereka yang berusia empat dan lima tahun, serta anjing mereka yang lain.
[post_ads_2]
"Kami mencurigai TKW itu, tetapi dia menyangkalnya, jadi tidak ada yang bisa kami lakukan," Ujarnya

Namun 4 hari kemudian, majikan itu memanggil Polisi karena TKW tersebut melawan majikannya untuk merawat anak majikannya. Setelah penyelidikan polisi, kebenaran tentang cedera yang diderita anjing itu terungkap.

"Untungnya, kami menemukan kesempatan untuk memanggil polisi. Mereka menemukan bukti nyata di ponselnya," kata sang suami kepada Shin Min Daily News. Mereka menambahkan bahwa pekerja rumah tangga kemudian mengakui untuk melemparkan anjing itu dari balkon di lantai tiga rumah.

Dia kemudian didakwa di pengadilan berdasarkan UU Hewan dan Burung. Jika dinyatakan bersalah atas kekejaman terhadap hewan, ia menghadapi denda hingga USD15.000, penjara hingga 18 bulan, atau keduanya. Kasus ini telah ditunda dan akan disidangkan pada 1 Juli.

Melemparkan Anjing Majikannya Dari Lantai 3 Hingga Cidera Parah dan Harus Dimatikan, TKW Indonesia Terancam Denda dan Penjara Setelah Ketahuan Dari Video Di HPnya yang Diperiksa Polisi

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini