1

Usaha Kripik Tempe 3 Generasi di Ponorogo, Sampai Go Internasional Karena Dipasarkan TKI Hongkong, Malaysia Hingga Taiwan Hingga Digemari Majikan Mereka

Usaha Kripik Tempe 3 Generasi di Ponorogo, Sampai Go Internasional Karena Dipasarkan TKI Hongkong, Malaysia Hingga Taiwan Hingga Digemari Majikan Mereka

Inspirasi Usaha, Sentra keripik tempe di Desa Plancungan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo cukup terkenal. Salah satu UMKM keripik tempe di desa itu adalah keripik tempe merek Trisno.

Keripik tempe ini merupakan usaha turun menurun sejak puluhan tahun lalu dan dilanjutkan oleh Ernika Yenci (23), generasi ketiga.

"Dari nenek saya kemudian ke orangtua saya. Sekarang saya mencoba juga memproduksi keripik tempe ini," ujar Ernika saat ditemui di rumahnya, Minggu (14/6/2020).

Dia menyebut, dahulu neneknya hanya memproduksi tempe yang dibungkus daun. Namun rupanya produksi tempe dengan bungkus daun itu mulai termakan zaman.

"Penikmat tempe tidak sebanyak zaman nenek saya. Orangtua saya putar otak agar tetap melakukan produksi dan akhirnya memilih keripik tempe. Itu juga karena melihat tetangga sebelah sudah memproduksi keripik tempe terlebih dahulu," jelasnya.
[post_ads]
Dari situ, nenek dan orangtuanya mulai banting stir dengan membuat tempe biasa dibungkus plastik lalu diolah menjadi keripik tempe.

"Banyak juga yang mencari karena lebih praktis. Tidak perlu mengolahnya lagi. Tinggal dibawa gitu saja kalau mau dibawa berpergian atau traveling," ungkapnya.

Ernika menambahkan, pembuatan keripik tempe ini sangat mudah. Awalnya kedelai sebanyak 4 liter direbus dengan air selama 1 jam. Kemudian digiling dengan mesin biar hancur. Lalu dipisahkan antara kedelai dan kulitnya.

"Baru dikukus, dibiarkan dingin, diberi ragi lalu dibungkus dengan plastik. Setelah itu baru dicampur tepung tipis. Tahapan terakhir adalah digoreng secara bersamaan," tambahnya.

Walaupun memproduksi keripik tempe, Ernika mengaku dia dan keluarganya masih mempertahankan cara tradisional, yaitu memasak menggunakan tungku.

"Kami masih memakai tungku dengan kayu bakar. Tujuannya biar tetap bertahan tradisionalnya," jelasnya.

Menurutnya, keripik tempe yang dibuatnya diminati hingga luar negeri. Banyak tetangganya yang merantau sebagai TKI meminta dirinya untuk mengirim, mulai dari Hongkong, Malaysia hingga Taiwan.

"Yang merasakan bukan cuma tetangga yang kerja ke luar negeri, tetapi juga bos mereka," tambahnya.
[post_ads_2]
Selain dikirim hingga luar negeri, keripik tempe Trisno juga dipasarkan ke seluruh Ponorogo dan Madiun dengan harga satu bungkus Rp 2.500.

Sebelum Pandemi Covid-19, Ernika mengaku bisa memproduksi dari 4 liter kedelai menjadi 150 bungkus keripik tempe setiap hari. Namun kini hanya memproduksi sepekan sekali.

"Turun drastis. Biasanya 150 bungkus bisa terjual habis sehari. Kadang ada tambahan dari luar negeri, sekarang cuma sepekan sekali. Ditambah pengiriman ke luar negeri juga disetop," ungkapnya.

Setiap lebaran, Ernika bisa memproduksi hingga 6.000 bungkus keripik tempe. Namun lebaran tahun ini, dia sama sekali tidak memproduksi.

"Ya akibatnya biasanya mempekerjakan sampai empat orang, kali ini sama sekali tidak. Ya kami harus bertahan," ulasnya.

Sebelum ada Pandemi Covid-19, dalam sehari pendapatan kotornya Rp 500 ribu. Namun saat ini, Rp 500 ribu didapatkan dalam sepekan. "Kami optimis bisa bangkit menyongsong new normal," pungkasnya.

sumber: jatimnow
Banner iklan disini ==Advertise==
==
Nama

BMI Peduli,37,Cinta,31,Cuaca,17,Heboh,13,Hongkong,71,IndoNews,106,Inspirasi Usaha,5,Jepang,1,KabarBMI,289,Korea,11,Malaysia,12,Panduan,14,Saudi,7,Singapura,16,Taiwan,173,Waspada,22,
ltr
item
Berita TKI Diluar Negeri: Usaha Kripik Tempe 3 Generasi di Ponorogo, Sampai Go Internasional Karena Dipasarkan TKI Hongkong, Malaysia Hingga Taiwan Hingga Digemari Majikan Mereka
Usaha Kripik Tempe 3 Generasi di Ponorogo, Sampai Go Internasional Karena Dipasarkan TKI Hongkong, Malaysia Hingga Taiwan Hingga Digemari Majikan Mereka
Usaha Kripik Tempe 3 Generasi di Ponorogo, Sampai Go Internasional Karena Dipasarkan TKI Hongkong, Malaysia Hingga Taiwan Hingga Digemari Majikan Mereka
https://1.bp.blogspot.com/-zMgY_rJEM6c/XuWpCOcUStI/AAAAAAAABVM/90aeg2lcyT8311UUn4LuYgd6zxW4ogz6wCLcBGAsYHQ/s640/kripik%2Btempe%2Btki.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-zMgY_rJEM6c/XuWpCOcUStI/AAAAAAAABVM/90aeg2lcyT8311UUn4LuYgd6zxW4ogz6wCLcBGAsYHQ/s72-c/kripik%2Btempe%2Btki.jpg
Berita TKI Diluar Negeri
https://www.suarabmi.tv/2020/06/usaha-kripik-tempe-3-generasi-di.html
https://www.suarabmi.tv/
https://www.suarabmi.tv/
https://www.suarabmi.tv/2020/06/usaha-kripik-tempe-3-generasi-di.html
true
3441396040912036331
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content