Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

SUARABMI - Bekerja diluar negeri, pasti semua orang berharap dimasa pensiun bisa hidup layak dan serba berkecukupan, namun hal itu tak serta merta terwujud bagi banyak orang. Yang jalan hidupnya benar, mereka akan bisa mewujudkan cita - citanya namun yang salah, tidak sedikit yang saat masa pensiun gigit jari.

Seperti yang dialami oleh TKW dibawah ini, 25 tahun berjuang, kini masih harus hidup sengsara di usia tuanya. Begini kisahnya sebagaimana diceritakan oleh akun Kedaikita Butikita.

'Tentang postingan kamu mengenai masalah rumah tangga yang sudah 30 tahun tidak bisa lepas karena malu diomongin orang cerai, menurutku itu adalah karena jampi - jampi suamimu yang menggunakan jasa mbah dukun.
[post_ads]
Istri kerja diluar negeri kurang lebih 25 tahun tapi tidak ada hasil, setiap gajian selalu dikirimkan kerumah semuanya dengan harapan yang dirumah kecukupan, ingin apapun bisa keturutan.

Faktanya, yang dirumah (suami) suka judi, main perempuan, anak - anaknya nggak diurus, bersikap masa bodo kepada anak hingga anak tak terawat, namun istri tidak tahu.

Beli motor kalau bisa dihitung mungkin sudah belasan motor. Beli, ditukarkan, akhirnya nggak punya dan beli lagi, ini terus berlanjut sampai habis belasan motor.

Perabot rumah tangga juga begitu, herannya, si istri masih bertahan dan masih mengirimkan uang hasil kerjanya ke suami.

Padahal, semua sudah dihabiskan tak bersisa oleh suaminya, jangankan kendaraan, tanah juga sudah ludes entah kemana.

Sekarang, istri sudah dirumah, pensiun jadi TKW, karena beliau ingin bermasa tua dirumah dengan anak cucunya karena beliau ingin saat susah dan senang berkumpul sama anak cucunya.

Harapannya besar saat beliau dirumah, si suami berubah dan mau bekerja memberikan nafkah, tapi... ZONK faktanya.

Suami tak bekerja, tak memberikan uang sepeserpun, malah uang tabungan si istri dihabiskan (istri mempercayakan ATM kepada suaminya hingga suami bebas mengambil uang tanpa sepengatahuannya).

Sekarang, istri bekerja disalah satu pabrik dan gajinya satu minggu nggak sampai 200 ribu. Bekerja lagi, rekoso lagi karena dirumah harus ngopeni orang tua yang butuh makan tiap hari.'
[post_ads_2]
Ini adalah kisah nyata dan fakta, selain mbak diatas yang tak mau disebut namanya, masih banyak mbak mbak lainnya yang senasib serupa.

Kisah ini, seyogyanya bisa menjadi pelajaran bagi kita bahwa kita sebagai perempuan, harus kuat dan tega meminta kepada suami, meminta nafkah lahir dan batin, jangan dengan karena gaji kita besar, kita jadi yang menafkahi mereka.

Kita, kaum perempuan yang selayaknya dibahagiakan oleh kaum lelaki bukan sebaliknya. Renungkan baik - baik sahabat devisa, persiapkan masa tua mu kelak, karena suatu saat kamu pasti akan pensiun dan gaji besarmu akan berakhir.

25 Tahun Bekerja Jadi TKW dan Gaji Dipercayakan Kepada Suami, Semua Amblas Karena Suami Tak Amanah dan Kini Masa Tua Pensiun Harus Bekerja Buruh Pabrik Dengan Gaji 200Ribu Demi Hidup

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini