Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

SUARABMI - Lisa, seorang pekerja migran perempuan Indonesia yang baru berada di Taiwan satu tahun setengah mengalami hal tidak mengenakkan atas kelakuan majikannya.

Awalnya Lisa bekerja pada seorang majikan  di Taiwan tengah pada pertengahan bulan ini (majikan baru) untuk merawat seorang bos yang terluka akibat kecelakaan mobil.

Tanpa diduga, saat Lisa melakukan pemijatan kepada bosnya, bos tersebut mau berbuat seenaknya sendiri kepada Lisa dimana dihari pertama Lisa bekerja, tiba - tiba bos melepas bajuunya dihadapan Lisa, bahkan ia berusaha meraih da da Lisa dan memaksa tangan Lisa untuk ndemek anu majikannya.

Tak terima dengan perlakuan majikannya, ia segera melaporkan kejadian ini kepada agensinya namun agensinya justru bilang, "Sabar, tidak apa - apa" dan agensi mengiming - imingi angpao kepada Lisa jika Lisa mau diam.
[post_ads]
Laporan pertama gagal, pergerakan Lisa dirumah majikannya justru dipersempit dengan selalu diawasi dan dilarang untuk keluar rumah dan perbuatan majikannya selalu terulang.

Akhirnya pada hari ke-enam ia bekerja dan ada kesempatan lari, ia segera kabur dan meminta bantuan orang yang ia temui dijalanan. Ia tergopoh - gopoh meminta bantuan dengan kondisi badan gemeteran, menangis dan ketakutan sambil bilang ,"aku takut".

Akhirnya ada yang membantunya untuk terhubung dengan 1955 dan kasusnya langsung ditangani dan mendapat bantuan.

Lisa yang kemudian melihat staf asosiasi, menangis bersimpuh dihadapan Lin Rouan dan berkata, "Aku takut, aku tidak berani mengurus bos, terima kasih karena telah menyelamatkanku."

Lin Rouan, seorang anggota staf Asosiasi Layanan Masyarakat Kota Taoyuan, mengatakan bahwa mantan majikan Lisa meninggal dan ia dipindahkan ke majikan baru oleh agensinya dalam masa percobaan pada tanggal 11 bulan ini.
[post_ads_2]
Pasien (pekerja migran yang biasa dipanggil bos) berusia sekitar 50 tahun. Dia terluka dalam kecelakaan mobil dan tidak leluasa untuk bergerak, tetapi dia bisa berjalan perlahan dengan alat bantu.Tidak terduga, pada hari pertama "uji coba" Lisa pada tanggal 12 bulan ini, bos membuka baj**nya di depan Lisa.

Lin Rouan mengatakan bahwa kasus itu tidak dilaporkan ke polisi, Lisa hanya ingin berganti majikan. Berkaca dari kasus ini, Du Guangyu, seorang konsultan asosiasi, meminta pemerintah menyediakan 2 layanan darurat bagi pekerja migran.

Yang pertama adalah bahwa pemerintah dan departemen publik harus membangun sistem pencegahan atau perawatan untuk pekerja migran seperti kehilangan kontak. Jika ada fenomena abnormal, Anda harus segera melakukan intervensi atau tindakan penyelamatan. 

Yang kedua adalah membangun jalur atau sistem penyelamatan migran yang cepat. Kecepatan pemrosesan jalur khusus 1955 mungkin terlalu lambat. Pekerja migran berbeda dari warga negaranya sendiri. Jika ada risiko kekerasan s***sual, ketidakseno**han, atau pelec**han se***ual, mereka tidak punya tujuan untuk pergi, dan mungkin sulit untuk pergi. Pemerintah harus mengambil tindakan segera untuk membantu pekerja migran keluar dari lingkungan berbahaya.

sumber: ltn, diterjemahkan suaraBMI

Mengadu ke Agensi Karena Majikan 'N4KAL', PMI Taiwan Ini Malah Disuruh Bersabar dan Akan Dikasih Angpao Agensinya Jika Nurut, Akhirnya Lari Menyelamatkan Diri Minta Tolong Dijalanan

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini