Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

SUARABMI - Situasi epidemi COVID-19 yang terus memburuk di Hongkong membuat Pemerintah Hong Kong mengeluarkan aturan ketat mengenai pemakaian masker dimana masyarakat diwajibkan mengenakan masker saat menggunakan transportasi umum. 

Sekretaris Pangan dan Kesehatan, Dr.Sophia Chan, hari ini mengumumkan bahwa dengan mempertimbangkan perkembangan terbaru, terutama kasus-kasus terkini yang melibatkan kegiatan tanpa masker, diyakini bahwa diperlukan tindakan yang lebih ketat. 

Dia mengatakan bahwa dari 8 hingga 21 Juli, ada 719 kasus baru, 605 kasus (sekitar 84%) tidak memiliki riwayat perjalanan selama masa inkubasi, dan ada juga kasus lokal yang tidak teridentifikasi baru-baru ini. Tidak ada riwayat bepergian dan berinteraksi dengan suspect namun tiba - tiba positif. Dengan begitu risiko wabah skala besar sangat tinggi.
[post_ads]
Sebagaimana diberitakan HK01, Dia mengumumkan bahwa wajib mengenakan masker di persimpangan (red-lihat gambar) dan terminal angkutan umum, serta di tempat umum dalam ruangan. Aturan ini akan berlaku besok hingga 14 hari kedepan yaitu hingga 5 Agustus. 

Bagi masyarakat yang melanggar aturan ini alias tidak mengenakan masker, akan dikenakan denda tetap sebesar HK$2000 dan denda maksimal HK$5000.

Adapun pembatasan keluar rumah apakah juga akan diterapkan. Dr.Sophia Chan mengatakan bahwa itu akan dipertimbangkan berdasarkan penilaian risiko, dan kebutuhan sehari-hari masyarakat seperti makanan, kunjungan dokter dan pengadaan obat-obatan harus seimbang, dan praktik negara lain harus digunakan sebagai referensi. Jika kasus semakin mewabah, kemungkinan akan dikaji ulang aturan ini.
[post_ads_2]
Dia juga mengumumkan hari ini bahwa orang-orang yang telah ke daerah berisiko tinggi seperti Bangladesh, India, Indonesia, Nepal, Amerika Serikat, Kazakhstan, dan Filipina harus menjalani karantina 14 hari setiba di Hongkong dan harus membawa surat tes asam nukleat yang berlaku hanya 72 jam dari waktu pemeriksaan.

Mereka juga harus memiliki surat konfirmasi untuk pemesanan hotel Hong Kong selama 14 hari sebelum mereka dapat naik ke pesawat.

sumber: hk01, scmp, other

Mulai Besuk Hingga 14 Hari Kedepan, Otoritas Hongkong Wajibkan Masker Ditempat dan Angkutan Umum, Melanggar Didenda Maksimal HK$5000, Tapi Masih Boleh Keluar Rumah

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini