Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

Taiwan, SuaraBMI - Sebuah kejadian unik baru - baru ini terjadi di Distrik Dajia, Kota Taichung Taiwan dimana gara - gara 3 pekerja migran yang tak disebutkan asalnya apakah dari Indonesia atau bukan memakai parfum terlalu menyengat hingga sopir bus mogok dan turun dari busnya saat mereka bertiga akan naik.

Awalnya sopir menegur kalau dirinya tidak kuat dengan bau parfum yang menyengat tersebut namun pekerja tetap kekeh akan naik hingga akhirnya sopir turun dari bus.

Awal peristiwa ini ketika ketiga pekerja migran yang memakai kaos putih, hijau dan biru menunggu bus di hatle Youth Lion Crossing.
[post_ads]


Setelah melihat bus nomor 97 mendekati halte, pria berbaju putih mengangkat tangannya untuk menghentikan bus. Setelah berhenti, ketiganya mencoba masuk dalam bus, namun sopir mencium bau yang tidak wajar dan mencari siapa yang berbau parfum berlebihan itu.
Akhirnya sopir turun dan menemukan bahwa pria berkaos putih memakai parfum berlebihan dan dilarang ikut naik kedalam bus.

Karena dilarang naik, ia hanya bisa melambaikan tangannya ke teman - temannya dan mengucapkan selamat tinggal dengan rekasi sedih.
[post_ads_2]
Setelah kejadian ini viral di youtube karena ada yang mengambil videonya, pemerintah kota Taichung pun langsung turun tangan dan mengusut kejadian ini.

Dari hasil penyelidikan, sopir bus dinyatakan bersalah karena menolak penumpang dan ia dijatuhi denda NT$5000.

Namun sopir bus memang benar mengalami alergi saat mencium parfum tersebut dimana beberapa bagian tubuhnya bengkak dan memerah.

Sopir tersebut juga disarankan pakai masker tebal dan membuka jendela pengemudi saat ada penumpang seperti ini.

Nah, kawan, hati hati pakai parfum ya, jangan berlebihan apalagi mandi parfum. Kasihan orang yang didekat kita, karena wangi tidak selamanya membuat orang lain nyaman tapi bau apalagi.

Diterjemahkan oleh suaraBMI dari 三立新聞網, 鏡週刊

Pakai Parfum Terlalu Menyengat Baunya, Terlalu Banyak, Pekerja Migran ini Ditolak Naik Bus di Kawasan Taichung Karena Sopirnya Alergi

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini