Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

Taiwan, Kabar duka dari Taiwan dimana seorang PMI Taiwan asal Sukadana Lampung dalam kondisi kritis dan Koma setelah terjatuh dari bangunan sebuah kontruksi di Taiwan.

PMI berisinial JA ini terjatuh dari lantai 2 saat mengantar makanan untuk temannya yang bekerja di sebuah kontruksi bangunan, tak mengetahui genteng yang dipijak tidak kuat, akhirnya ia terjatuh dengan posisi kepala duluan. Kejadian ini pada tangga 6 Juli kemarin.

Akibat hal ini, ia mengalami pendarahan otak dan bahkan luka parah di kepalanya sebelah kiri hingga membuatnya tak sadarkan diri dan koma.
[post_ads]
"Ia kena bagian - bagian fital yang rumah sakit juga merasa bahwa kasus ini berat sekali" Ujar Faisal Soh yang mendampingi kasus ini.

Saat Faisal Soh berada dirumah sakit untuk melihat kondisinya, ia masih bisa meneteskan air mata namun tak bisa berbuat apa - apa lagi.

Mirisnya, PMI yang berstatus swasta/ ilegal ini data dirinya dipalsukan oleh sponsor. Nama yang tertera di kartu keluarga tidak sama dengan nama yang ada di paspornya dan juga tahun kelahirannya.

Menurut penjelasan dokter yang kebetulan menangani kasus ini, JA dikatakan sudah tidak sadarkan diri sejak lama, kondisi kesadarannya hanya 3% sedangkan untuk manusia biasa tingkat kesadaran minimal harus 15%.
[post_ads_2]
"Jadi sementara kita memberikan obat agar tekanan di dalam otak itu tidak terlalu tinggi, cuman untuk bisa sadarnya itu mungkin agak susah" Ujar Dokter yang menangani.

"Kalau pun ia mampu melewati masa kritis ini, mungkin ia tetap dalam keadaan tidak sadar" Ujar dokter yang mengatakan harus memasang selang untuk bernafas.

Dokter juga mengatakan kasus ini berat, hanya keajaiban yang bisa menyembuhkannya, itupun sangat kecil sekali.

Sementara dari pihak Pensosbud KDEI sudah mendengar kasus ini dan akan memberikan pengawasan dan membantu PMI berinisial JA ini.

Terjatuh Saat Antar Makanan ke Temannya, PMI Taiwan Asal Sukadana Lampung Kritis Hingga Koma, Begini Penjelasan Dokter Rumah Sakit

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini