Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==

SUARABMI - Akhir - akhir ini marak sekali di Facebook akun yang bernamakan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Dalam akun tersebut selalu memosting foto yang akhirnya viral.

Salah satu akun yang juga memviralkan posting tersebut dari @mbk Atun. Ia mengunggah foto dari BP2MI yang disertai tulisan:
[post_ads]
"Dalam masa pandemic covid-19 ini BP2MI bersama kementerian BUMN dan pemerintah Uni Emirat Arab serta pemerintah hongkong telah menyepakati penandatanganan pada tgl 10-06-2020 dalam program pemerintah sumbangan sebesar 275 triliun rupiah yang nantinya dibagikan kepada para TKI dan TKW yang berada dinegara tersebut dan untuk informasi selanjutnya silahkan hubungi stap pengurusan keuangan dengan no Whatsapp 085299068587 #BP2MI #Pekerja Migran Indonesia."

Lalu benarkah postingan tersebut?

Ternyata postingan tersebut adalah postingan penipuan yang seperti selama ini terjadi. Mereka sengaja memanfaatkan para TKI yang kebanyakan masih gaptek dan mudah ditipu.

BP2MI sendiri sudah sigap dengan berita ini dengan menerbitkan sebuah berita himbauan dan saluran pengaduan bagi yang tertipu akun ini dan juga melaporkan akun akun palsu itu agar segera ditindak secara hukum.
[post_ads_2]
"Kami telah melaporkan akun facebook atas nama BP2MI Pusat, BP2MI, website https://bp2mi-tbk.blogspot.com/, dan beberapa akun media sosial lainnya yang kerap menyampaikan informasi hoax dan mengarah kepada penipuan. Dan kami juga telah melaporkan konten negatif ini kepada Kementerian Kominfo  agar dilakukan penapisan dan pemblokiran terhadap akun dan website tersebut," Jelas Kepala Biro Hukum dan Humas, Sukmo Yuwono.

Kepada masyarakat khususnya para PMI, Sukmo berpesan untuk tidak mudah percaya terhadap hal-hal yang tidak jelas sumber informasinya. "Jika informasi tersebut dari BP2MI, pastikan sumbernya dari website resmi BP2MI yaitu www.bp2mi.go.id atau akun media sosial BP2MI yang resmi dan bercentang biru," tutup Sukmo.

Waspada Penipuan, Tidak Benar BP2MI Berikan Bantuan 275 Triliun Bagi TKI Selama Covid-19, Kasih Tahu Temenmu Sebelum Jadi Sasarannya

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini