Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==


SUARABMI - 
Sam, (23) TKI yang bekerja di Taiwan ini sempat panik karena kehilangan dompet beserta isinya saat naik MRT Zhishan dan MRT Xiangshan. Tanpa ia sadari, saat turun, dompetnya sudah tidak ada ditangan lagi.

Dompet tersebut sangat berharga karena berisi semua kartu identitas dan uang tunai NT$10.000. Ia baru menyadari setelah turun di Stasiun Taipei dan meminta bantuan Polisi disana.
[post_ads]
Karena ia tak bisa berbahasa mandari ataupun inggris dengan baik, petugas pun mengalami kesulitan berkomunikasi saat ia lapor, namun bekar bahasa inggris sederhana, akhirnya petugas paham apa yang dikeluhkan oleh Sham.

Setelah Polisi bernama Lv menenangkan Sham, kemudian Polisi meminta kepada stasiun  dan melakukan pelacakan melalui monitor CCTV yang tersedia.

Akhirnya, ia berhasil menemukan dompet tersebut di Stasiun MRT Daan, dan isinya tidak hilang. , Biarkan para pekerja migran meletakkan batu gugup di hati mereka.
[post_ads_2]
Tim Polisi MRT Departemen Kepolisian Beishi mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan barang-barang berharga mereka saat naik transportasi umum.

Selain menjaga barang-barang mereka agar tetap terlihat dan mengawasi, mereka juga harus memeriksa apakah barang-barang mereka sudah dikeluarkan dari kendaraan atau belum.

Ini juga bisa menjadi pelajaran bahwa ketika barang kita hilang segera melapor Polisi dan juga jangan girang ketika menemukan barang dijalan. Karena jika bukan barangmu, pasti akan ketahuan kalau kamu yang mengambilnya.

*diterjemahkan dari yahoo taiwan oleh redaksi suarabmi

Dompet dan Isinnya NTD10.000 Hilang di MRT, Pekerja Indonesia Ini Sempat Panik dan lapor Polisi Tapi Tidak Bisa Bahasa, Dengan Perjuangan Keras Polisi

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini