Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==


SUARABMI - 
Jumlah pekerja migran di Taiwan turun di bawah 700.000 pada akhir Agustus karena aturan pengendalian perbatasan terkait pandemi virus corona Wuhan, menurut statistik Kementerian Tenaga Kerja (MOL) terbaru.

Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah pekerja migran di Taiwan melampaui 600.000 pada Juni 2016 dan terus melonjak, mencapai 700.000 pada akhir September 2018 dan stabil pada akhir Februari tahun ini, sehingga jumlahnya menjadi 719.487, menurut CNA. 
[post_ads]
Jumlah tersebut kemudian mulai turun terus menerus karena langkah-langkah pengawasan perbatasan, hanya tinggal 699.154 pada akhir Agustus.

Pejabat MOL Hsueh Chien-chung (薛 鑑 忠) mengatakan pada hari Kamis (24 September) bahwa kedatangan harian pekerja migran rata-rata 624 orang tahun lalu, tetapi rata-rata kedatangan pada bulan Agustus dan September tahun ini berjumlah sekitar 160 setiap bulan.
[post_ads_2]
Ia menjelaskan, pekerja dari Vietnam dan Thailand menyumbang kedatangan terbanyak dalam periode dua bulan, dengan lebih dari 7.000 pekerja dari Vietnam dan 1.285 dari Thailand. 

Sementara itu, pekerja dari Filipina dan Indonesia masing-masing berjumlah 220 dan 150, kata Hsueh seraya menambahkan bahwa sebagian besar pendatang baru bekerja di industri manufaktur.

sumber: cna

Vietnam Sudah Menguasai Pengiriman TKA ke Taiwan Dalam 2 Bulan Terakhir, TKI Habis Terkikis Pada Pulang dan yang Berangkat Hanya Hitungan Jari Saja

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini