Advertis

Banner iklan disini
==Advertise==


SUARABMI - 
Kemarin (18/10) Polisi Hongkong kembali melakukan razia terhadap pelanggaran yang sering dilakukan oleh pekerja migran termasuk PMI yang sering berjualan disaat libur dan juga sosialisasi jaga jarak untuk mencegah pandemi meluas lagi.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan banyak barang dagangan di kawasan Caoseway Bay dan tempat lainnya namun barang - barang itu ditinggalkan pemiliknya.
[post_ads]
Mengetahui banyak barang dagangan, petugas lantas mengangkut barang - barang tersebut disatukan dalam wadah plastik sampah besar, terlihat terkumpul beberapa karung dan dimasukkan kedalam mobil untuk disita.

Diduga pemilik dari dagangan ini melarikan diri untuk menghindari penangkapan dan denda yang mencapai HK$50.000 dan penjara kurungan jika terbukti bersalah.

Salah seorang BMI yang ditemui saat tengah berjualan makanan dan minuman mengaku tahu ada larangan dan pembagian selebaran tersebut. Namun ia tetap nekad berjualan demi mencari uang tambahan.
[post_ads_2]
“Saya dari tahun 2000 berjualan di Victoria Park belum pernah tertangkap. Mudah-mudahan jangan sampai,” kata ibu anak dua asal Ngawi yang tak mau disebutkan identitasnya tersebut.

Ia mengaku mendapat keuntungan yang lumayan dari hasil dagangannya yang dipakainya untuk membeli pulsa untuk menelepon keluarganya. “Jadi gaji saya tetap utuh dan bisa dikirim ke rumah,” sahutnya.

Polisi Hongkong Sita Dagangan Mbak TKW Berkarung - Karung Kemarin, Penjual Kabur Barang Tak Bertuan

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini